Jarak pandang 5 meter. Jalanan hitam gelap. Hujan turun lumayan intens. Jam 21.13 aku melaju. Jam 21.23 aku berpikir untuk putbal (putar balik). Jam 21.40 aku sampai. Aku lega karena aku terus melaju. Kenapa lega? Karena ada harapan dan bayangan bahwa tujuan semakin dekat.

Sepanjang jalan, aku sepenuhnya fokus ke jalan. Sepanjang jalan, aku berharap bisa selamat. Sepanjang jalan, aku sadar bahwa dengan menciptakan ilusi bahwa kelak akan sampai tujuan, pikiran jauh dari distraksi, dan bisa fokus ke hal-hal yang penting yang bisa membawamu sampai tujuan

Gimana kalau ternyata takdir berkata lain dan aku nggak sampai tujuan? Gimana kalau ternyata takdir berkata lain dan aku sampai ke tujuan yang berbeda? Gimana kalau XYZ?

Aku gapuya jawabannya.

Pertanyaan ‘gimana kalau’ ngga akan ada habisnya. Yang penting, sekarang masih dikasih selamat, dikasih waktu, dikasih pikiran buat nulis.

Perjalanan ini cukup horror, cukup sekali dan semoga tidak perlu diulang kembali. Ini ditulis jam 21.56, hari Jumat.

Alhamdulillah, masih selamat.